Uwindz's Blog

Ternyata Indonesia Punya Potensi Kembangkan Energi Alternatif Lho!!

Posted on: April 24, 2010

Ada yang tahu gak kalau Indonesia punya potensi untuk kembangkan energi alternatif dengan mendukung lingkungan yang bersih, serta mencegah pemanasan global. Caranya yaitu melalui tenaga air, angin, geothermal (panas bumi), biofuel turunan (limbah pertanian, limbah kayu, dan limbah lainnya).

Pertama, tenaga air. Sekarang sudah dimanfaatkan PLTA (Perusahaan Listrik Tenaga Air) yang sudah diimplementasikan di seluruh Inonesia. Apabila PLTA ini dimaksimalkan operasionalnya maka akan sedikit mengurangi pemanasan global.

Kedua, tenaga angin. Pemanfaatan tenaga angin lepas pantai (offshore wind farm) mulai dikembangkan untuk mengantisipasi kebutuhan energi yang terus meningkat, serta adanya keterbatasan luasan dan kontur daratan yang ada.

Ketiga, geothermal (panas bumi). Sinar matahari, merupakan salah satu favorit para peduli lingkungan, dengan kecenderungan untuk memaksimalkan penggunaan tenaga matahari terus meningkat di berbagai belahan bumi. Namun kendala operasional pemanfaatan tenaga matahari adalah fluktuasi intensitas sinar matahasi yang tajam. Kendala lain dalam pemanfaatan tenaga matahari adalah pengadaan solar panel, karena satu panel berukuran 1×1,5 m2 dengan kapasitas 1KW/hari membutuhkan 40 kg batu bara untuk proses pembuatannya, padahal 40 kg batu bara mampu menghasilkan energi sebesar 130 KWh. Solar panel sudah banyak digunakan di setiap lampu merah di daerah Jabodetabek.

Keempat, biofuel turunan. Biofuel turunan pertama (langsung dari hasil hutan atau perkebunan) harus dicegah karena berbahaya dan akan menyebabkan terjadinya emisi GHG atau emisi gas-gas rumah kaca yang lebih besar sebagai akibat dari penggundulan hutan dan perkebunan. ketergantungan energi dapat diminimalkan, dan setiap negara akan mampu melakukan swa-sembada energi.
Indonesia dengan kekayaan alamnya yang beragam dan dengan posisi strategis di belahan bumi ini mempunyai potensi untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan regional yang pada akhirnya mampu mennyejahterakan masyarakatnya melalui swa-sembada energi dan optimalisasi pemanfaatan sumberdaya.
Salah satu bentuk konkrit penerapan tersebut, adalah pemanfaatan limbah padat perkebunan dan pertanian yang berbentuk serat (fiber) sebagai penguat material komposit untuk keperluan industri manufaktur.
Dengan pemanfaatan itu, maka limbah padat dapat diminimalisasikan, sekaligus meminimalisasikan pencemaran udara akibat polusi dan emisi gas-gas rumah kaca.
referensi:www.tambangnews.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: